Skip to main content

China dan Amerika Memanas

pixabay.com


pixabay.com



Akibat merebaknya Covid 19 yang berasal dari China, China menghadapi gelomabang sentimentil anti China yang dipimpin oleh Amerka Serikat yang bisa membuat Amerika Serikat dan China terlibat peang senjata.


Laporan ini di sajikan oleh pihak internal China yang di buat untuk Kementrian Keamanan Negara kepada para pemimpin China termasuk Presiden China Xi JinPing.

Laporan tersebut disusun oleh Institut Hubungan Internasional Kontemporer China (CICIR). Lembaga ini lembaga yang berpengaruh yang berada dalam Kementrian Keamanan Negara, dan memberi saran kepada pemerintah tentang Kebijakan Luar Negri dan Keamanan.

Laporan itu juga menunjukan betapa serius nya beijing mendapatkan serangan balik yang dapat mengancam investasi strategisnya di luar negri dan pandangan terhadap keamanannya.

Laporan itu juga memaparkan bahwa Amerika Serikat ingin menahan kebangkitan negara China, dimana China telah menjadi secara asertive  secara global seiring dengan pertumbuhan ekonominya.

Laporan itu juga mengatakan Amerika Serikat ingin melemahkan Partai Komunis  di China dengan merusak kepercayaan publik.

Namun Kementrian Luar Negri China Menolak berkomentar soal ini. Hal senada juga di lakukan ole CICIR.

Hubungan China dan Amerika Serikat memang sudah lama tidak harmonis, apalagi sejak Amerka Serikat di pimpin oleh Donald Trump, yang melibatkan kedua negara dalam perang dagang.

Saat ini kedua negara sedang berselisih mengenai asal usul Covid 19, bahwa Amerika Serikat meyakini virus tersebut buatan manusia yang berasal dari laboratorium di Kota Wuhan. Yang mana Covid 19 menyebar di kota Wuhan dan Pemerintah Xi JinPing membantah tuduhan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan sudah melihat bukti bahwa Virus itu berasal dari Laboratorium Di Wuhan namun Trump tidak mau membeberkan bukti kepada umum sebab tidak di izinkan kata Trump.

Sumber : CNBC Indonesia
loading...

Comments

Popular posts from this blog

Sakit Kepala

Gambar oleh  Lukas Bieri  dari  Pixabay   Sakit kepala biasanya akan hilang dengan sendirinya dan bukan merupakan tanda sesuatu yang serius. Sakit kepala biasanya berlangsung 30 menit sampai dengan beberapa jam. Bagaimana kita bisa meringankan rasa sakit kepala, berikut yang bisa kita lakukan : Yang bisa dilakukan adalah : minum banyak air putih, beristirahatlah jika disertai flu atau pilek, bersantailah sebab stress dapat membuat sakit kepala menjadi lebih buruk, disarankan berolahraga, Jangan lakukan : Hindari konsumsi alkohol, jangan lewatkan jam makan, jangan tidur terlalu lama(biasanya membuat sakit kepala menjadi buruk), mata jangan di bawa terlalu tegang seperti melihat layar terlalu lama.  Alasan paling umum yang dapat menyebabkan sakit kepala adalah sebagai berikut : Pilek atau flu Depresi atau stress Konsumsi alkohol berlebih Postur tubuh tidak ideal Masalah pada mata Tidak makan sesuai yang di butuhkan misalnya kita harus makan 4 sehat 5 sempurna Kura...

Vaksin Covid 19 Menghadapi Tantangan Aman Dan Efektif

Gambar oleh  Gerd Altmann  dari  Pixabay   Ekonomi tidak akan sepenuhnya pulih sampai vaksin melawan COVID-19 tersedia, kata para ahli. Tapi begitu vaksin tersedia, jajak pendapat menunjukkan seperempat hingga sepertiga orang Amerika tidak berencana untuk mendapatkannya. Itu berarti mengakhiri pandemi dan membuat orang kembali bekerja bukan hanya tantangan ilmu kedokteran. Ini juga merupakan tantangan ilmu sosial. Dan sementara miliaran dolar masuk untuk memecahkan masalah medis, tidak ada yang dialokasikan untuk mengatasi masalah sosial, menurut laporan baru. "Anda tidak bisa hanya memiliki vaksin yang berhasil secara klinis. Anda harus memiliki vaksin yang dapat diterima secara sosial," kata rekan penulis Monica Schoch-Spana, seorang antropolog budaya dan sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security. Para ilmuwan bergerak dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengembangkan vaksin yang aman dan efektif terhadap virus corona yang m...

Rapat Zoom terkena pemadaman

  Picture from Pixabay Zoom mengatakan itu telah menyelesaikan pemadaman selama berjam-jam. Raksasa panggilan video itu mengatakan sebelum pukul 9 pagi ET bahwa mereka "menerima laporan tentang pengguna yang tidak dapat mengunjungi situs web Zoom (zoom.us) dan tidak dapat memulai dan bergabung dengan Rapat Zoom dan Webinar." "Kami telah mengidentifikasi masalah yang menyebabkan pengguna tidak dapat mengautentikasi ke situs Zoom dan tidak dapat memulai serta bergabung dengan Rapat dan Webinar Zoom, dan kami sedang mengerjakan perbaikan untuk masalah ini," menurut halaman status Zoom. Pada perdagangan sore hari di Nasdaq, Zoom turun lebih dari 2%. Zoom mengatakan masalah itu diselesaikan tepat setelah jam 1 siang. ET. Baca Juga :  Cara Google Meet meningkatkan kapasitas untuk memenuhi permintaan selama virus korona Tidak semua orang terpengaruh oleh pemadaman listrik. Beberapa pengguna melaporkan bahwa panggilan Zoom mereka berfungsi. Yang lain mengataka...