Skip to main content

Aktivitas Ringan Meningkatkan Kesehatan Mental Bagi Remaja





Gambar oleh luvmybry dari Pixabay 


Remaja yang duduk selama berjam-jam cenderung mengalami depresi disaat umurnya beranjak 18 tahun, tulis Mail Online.

Sudah diketahui dalam kurun beberapa waktu tingkat aktivitas anak menurun seiring bertambahnya usia, yang ditandai dengan bertambahnya jumlah remaja yang mengalami depresi.

Peneliti mencoba meneliti 4257 remaja pada usia 12, 14, 16. Peneliti melihat pada usia 18 di setiap remaja yang diteliti, untuk di ketahui gejala depresi. Bahwa di temukan pada remaja yang melakukan aktivitas ringan seperti berjalan ringan pada usia 12 hingga 16 mengalami tingkat depresi yang rendah di bandingkan dengan remaja yang hanya duduk dan berbaring mengalami tingkat depresi yang lebih tinggi disaat umur remaja tersebut 18 tahun.

Para peneliti mengatakan bahwa sangat mungkin bagi remaja melakukan aktivitas ringan daripada melakukan aktivitas sedang atau tinggi untuk mereka lakukan. Dan ini terlihat dengan turunnya angka depresi bagi mereka yang melakukan aktivitas ringan dan juga membawa kesehatan mental pada remaja tersebut. Walaupun angka pada penurunan relatif kecil.

Berikut adalah pedoman aktivitas fisik untuk anak-anak dan remaja  :


  • Anak-anak dan remaja perlu melakukan aktivitas fisik setiap minggu, seperti :
  1. Latihan aerobik
  2. Latihan untuk memperkuat otot dan tulang mereka
  • Anak-anak dan remaja usia 5 hingga 18 tahun sebaiknya melakukan
  1. Melakukan aktivitas sedang 1x seminggu selama 60 menit
  2. Ikut serta dalam meningkatkan intensitas aktivitas fisik setiap minggu untuk mengembangkan keterampilan otot dan tulang.
  3. mengurangi waktu bersantai seperti duduk berjam-jam atau berbaring.
  4. Lakukan aktivitas yang membuat bernafas menjadi lebih cepat dan merasa lebih hangat.
Aktivitas dengan intensitas sedang dapat meningkatkan detak jantung Anda dan membuat bernafas lebih cepat bahkan terasa lebih hangat.

Contoh aktivitas intensitas sedang :

- berjalan saat pergi kesekolah,
- aktivitas di playground
- bersepeda
- bermain skate board 
- berjalan di sekitar taman

Kegiatan yang dapat menguatkan tulang pada anak-anak meliputi :

- berjalan
- berlari
- tarik tambang
- senam
- pendakian
- sit up
- bola basket
- menari
- sepak bola 
- tenis

Kegiatan yang dapat menguatkan tulang pada kaum muda meliputi :

- senam
- panjat tebing
- sepak bola
- bola basket
- tenis
- menari
- aerobik
- berlari
- bola tangkis
- seni bela diri
- sit up

Kesimpulan 


Terlepas dari keterbatasan peneliti, pesan dalam artikel ini adalah untuk mendorong remaja agar lebih aktif demi kesehatan mental mereka, sebab gejala yang muncul untuk pertama kalinya biasanya terjadi saat kita masih remaja. Untuk itu aktivitas ringan ataupun sedang dapat memberi efek positif pada kesehatan mental di masa yang akan datang.

Terima kasih telah meluangkan waktu membaca artikel ini.

Bagikan pada keluarga ataupun teman jika menurut Anda artikel ini bermanfaat.








loading...

Comments

Popular posts from this blog

9 Manfaat Kesehatan dan Nutrisi dari Buah Pir

  Gambar oleh  PIRO4D  dari  Pixabay Pir adalah buah manis berbentuk lonceng yang telah dinikmati sejak zaman kuno. Mereka bisa dimakan dengan renyah atau lembut. Mereka tidak hanya lezat tetapi juga menawarkan banyak manfaat kesehatan yang didukung oleh sains. Berikut adalah 9 manfaat kesehatan yang mengesankan dari buah pir: 1. Bergizi tinggi Buah pir memiliki banyak varietas berbeda. Pir Bartlett, Bosc, dan D’Anjou termasuk yang paling populer, tetapi ada sekitar 100 jenis yang ditanam di seluruh dunia. Pir ukuran sedang (178 gram) memberikan nutrisi berikut: Calories: 101 Protein: 1 gram Carbs: 27 grams Fiber: 6 grams Vitamin C: 12% of the Daily Value (DV) Vitamin K: 6% of DV Potassium: 4% of the DV Copper: 16% of DV Penyajian yang sama ini juga menyediakan sedikit folat, provitamin A, dan niasin. Folat dan niasin penting untuk fungsi sel dan produksi energi, sementara provitamin A mendukung kesehatan kulit dan penyembuhan luka. Pir juga kaya akan mineral penting...

Sakit Kepala

Gambar oleh  Lukas Bieri  dari  Pixabay   Sakit kepala biasanya akan hilang dengan sendirinya dan bukan merupakan tanda sesuatu yang serius. Sakit kepala biasanya berlangsung 30 menit sampai dengan beberapa jam. Bagaimana kita bisa meringankan rasa sakit kepala, berikut yang bisa kita lakukan : Yang bisa dilakukan adalah : minum banyak air putih, beristirahatlah jika disertai flu atau pilek, bersantailah sebab stress dapat membuat sakit kepala menjadi lebih buruk, disarankan berolahraga, Jangan lakukan : Hindari konsumsi alkohol, jangan lewatkan jam makan, jangan tidur terlalu lama(biasanya membuat sakit kepala menjadi buruk), mata jangan di bawa terlalu tegang seperti melihat layar terlalu lama.  Alasan paling umum yang dapat menyebabkan sakit kepala adalah sebagai berikut : Pilek atau flu Depresi atau stress Konsumsi alkohol berlebih Postur tubuh tidak ideal Masalah pada mata Tidak makan sesuai yang di butuhkan misalnya kita harus makan 4 sehat 5 sempurna Kura...

Masker Di Ganti 4 Jam Sekali

Gambar oleh  leo2014  dari  Pixabay   Tim Komunikasi Gugus Tugas Nasional Dr Raisa Broto Asmoro menghimbau agar masker yang di gunakan sehari-hari untuk menutup hidung dan mulut sebaiknya di ganti setelah dipakai selama 4 jam. Hal tersebut di sampaikan Dokter Raisa untuk berbagi informasi tentang pengendalian penyebaran Covid 19 di Media Centre Gugus Nasional. Dokter Raisa juga menyarankan agar mengganti  masker jika sudah lembab, untuk itu hendaknya kita membawa masker cadangan saat keluar rumah. Dokter Raisa secara resmi menjadi Juru Bicara Gugus Tugas mendampingi Achmad Yurianto pada tanggal (8/6/20), juga mengatakan bahwa masker harus dipakai dengan benar yang harus menutupi hidung, mulut hingga dagu.     Baca Juga :  Persyaratan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Umum Menuju New Normal Dan juga saat masker di pakai jangan menarik atau menurunkan juga jangan menyentuh bagian depan masker setelah di gunakan beberapa saat. Dan mel...