Skip to main content

Merry Riana Hadapi Covid 19 Dengan PHK (Pikiran Hati dan Kelakuan)


https://web.facebook.com/MerryRiana/photos/a.148040281879530/3627183840631806/?type=3&theater



Motivator Merry Riana dalam jumpa Pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang disiarkan langsung pada akun Youtube BNPB Indonesia Mengajak Masyarakat untuk melewati pandemi ini denga 3 cara yaitu Pikiran, Hati dan Kelakuan. Jika Pikiran, Hati dan kelakuan kita positif mengahadapi pandemi ini kemungkinan hidup kita juga akan menjadi positif.

Menurut Merry Riana jika kita memikirkan hal-hal yang positif maka akan terjadi hal yang baik, namun jika kita memikirkan hal-hal negatif maka akan terjadi juga kejadian yang buruk.

Dan Motivator Merry Riana juga mengatakan agar kita tidak berfikiran yang negatif maka kita harus mematikan sumber dari hal-hal negatif tersebut.

Contohnya jika ada tontonan yang membuat kita menjadi berfikiran buruk maka sebaiknya kita tidak menonton acara televisi tersebut. Hidup memang tidak seindah yang kita bayangkan dan hidup juga tak seburuk yang kita bayangkan.


Kelakuan juga sangat penting dalam menghadapi situasi pandemi ini, dimana setiap orang di hadapkan pada masalah dengan 2 sikap yaitu hanya mengeluh atau mencari solusi untuk masalah tersebut.

Saya melihat banyak orang yang mencari jalan keluar dari masalah pandemi yang mendera kita semua, contohnya sekarang banyak ibu rumah tangga yang memiliki usaha dari sumber daya yang dimilikinya.

Merry Riana Sang Motivator juga mengatakan hidup penuh perjuangan yang harus di menangkan, dan tantangan yang harus dihadapi, juga anugrah yang harus di syukuri.

Yang kita lakukan hari ini penting untuk masa depan, jangan biarkan diri kita terpuruk teapi kita harus bangkit untuk mengahadapi semua masalah ini. ucapnya.

Sumber : antarnews.com  




loading...

Comments

Popular posts from this blog

Mantan ajudan Trump, Bannon, mengaku tidak bersalah dalam skema tembok perbatasan

  Gambar oleh  Ronile  dari  Pixabay   Mantan kepala strategi Presiden Donald Trump, Steve Bannon, ditarik dari kapal pesiar mewah dan ditangkap pada Kamis atas tuduhan bahwa ia dan tiga rekannya meretas donor yang mencoba mendanai tembok perbatasan selatan, menjadikannya yang terbaru dalam daftar panjang sekutu Trump. dituduh melakukan kejahatan. Penyelenggara grup "We Build The Wall" menggambarkan diri mereka sangat ingin membantu presiden membangun penghalang "besar dan indah" di sepanjang perbatasan AS-Meksiko, seperti yang dijanjikannya selama kampanye 2016. Mereka mengumpulkan lebih dari $ 25 juta dari ribuan donor dan berjanji bahwa 100% dari uang tersebut akan digunakan untuk proyek tersebut. Tetapi menurut tuntutan pidana yang dibuka pada hari Kamis, banyak uang yang tidak pernah sampai ke tembok. Sebaliknya, itu digunakan untuk mengisi kantong anggota kelompok, termasuk Bannon, yang bertugas di Gedung Putih Trump dan bekerja untuk kampanyenya. Dia didu...

Sehat Dirumah Dengan Melakukan Aktivitas Fisik

Gambar oleh  Markus Trier  dari  Pixabay Pandemi COVID-19 berarti bahwa banyak dari kita yang tinggal di rumah dan duduk lebih banyak dari biasanya. Sulit bagi banyak dari kita untuk melakukan jenis latihan yang biasanya kita lakukan. Bahkan lebih sulit bagi orang-orang yang biasanya tidak melakukan banyak latihan fisik. Tetapi pada saat seperti ini, sangat penting bagi orang-orang dari segala usia dan kemampuan untuk seaktif mungkin. Kampanye WHO Menjadi Aktif bertujuan untuk membantu Anda melakukan hal itu - dan bersenang-senang secara bersamaan. Ingat - Istirahat sejenak dari duduk, dengan melakukan gerakan fisik intensitas ringan 3-4 menit, seperti berjalan atau meregangkan tubuh, akan membantu meringankan otot Anda dan meningkatkan sirkulasi darah dan aktivitas otot. Aktivitas Fisik  yang teratur bermanfaat bagi tubuh dan pikiran. Ini dapat mengurangi tekanan darah tinggi, membantu mengelola berat badan dan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, diabetes ti...

Bayern Munich mengalahkan Paris Saint-Germain untuk memenangkan Liga Champions

  Gambar oleh  Alexas_Fotos  dari  Pixabay   Bayern Munich merebut gelar Eropa keenamnya setelah mengalahkan Paris Saint-Germain 1-0 di final Liga Champions di Lisbon, Minggu. Kemenangan untuk juara Jerman itu mengamankan treble yang menguntungkan setelah itu juga memenangkan liga dan piala domestik awal tahun ini. Terlepas dari semua bakat menyerang yang ditampilkan, satu gol sudah cukup untuk memisahkan kedua belah pihak dengan sundulan mantan pemain PSG Kingsley Coman dalam gol kemenangan pada menit ke-59. Coman, pemain internasional Prancis, mengarahkan sundulannya ke sudut bawah untuk menambah satu trofi lagi ke lemari. Pemain berusia 24 tahun ini telah memenangkan gelar liga di setiap musim yang dihabiskannya sebagai pemain profesional, dimulai dengan kemenangan PSG di Ligue 1 pada 2013. Sementara itu, lebih banyak kekecewaan Eropa untuk PSG yang bermain di final pertamanya. Juara Prancis, yang juga menawar treble, terobsesi untuk memenangkan Liga Champion...